Logo Network
Network

Mengulik 8 Tradisi Imlek di Indonesia, Mulai dari Kue Keranjang hingga Angpao

Tedy Ahmad/Boby
.
Kamis, 08 Februari 2024 | 17:00 WIB
Mengulik 8 Tradisi Imlek di Indonesia, Mulai dari Kue Keranjang hingga Angpao
Tradisi Imlek di Indonesia dirayakan dengan meriah. Foto/ nationaltoday

JAKARTA, iNewsKarawang. id-Sudah menjadi tradisi di Indonesia, setiap Imlek dirayakan  sangat meriah. Terlebih dimulai pada hari pertama bulan pertama di penanggalan China dan berakhir dengan Cap Go Meh pada tanggal ke-15.

Tradisi Imlek di Indonesia sangat beragam dan unik. Hal ini dikutip dari berbagai sumber, berikut tradisi Imlek di Indonesia.

Tradisi Imlek di Indonesia

1. Barongsai
Salah satu tradisi Imlek yang populer di Indonesia dan telah mengakar adalah pertunjukan barongsai. Ya, barangsai menjadi ikon dari perayaan Tahun Baru Imlek.

Barongsai adalah atraksi atau pertunjukan yang biasanya dilakukan oleh dua orang akrobat yang mengenakan kostum naga. Satu orang akan mengisi bagian kepala dan satu lagi tubuh singa bagian belakang.

2. Kental dengan Warna Merah
Imlek juga identik dengan penggunaan warna yang serba merah. Ini memberi ciri khas tersendiri. Pasalnya, masyarakat China percaya bahwa warna merah dipercaya sebagai warna pembawa keberuntungan atau pembawa hoki. Selain itu, warna merah juga melambangkan kekuatan dan kesejahteraan.

3. Kue Keranjang
Kue keranjang menjadi salah satu kue yang identik dengan tradisi Imlek di Indonesia. Kue dengan bentuk bulat ini banyak dijual, dari pasar hingga mal. Ini karena kue keranjang memberi keberuntungan, dianggap sebagai simbol rezeki yang lebih baik di Tahun Baru.

4. Mengharapkan Turun Hujan
Selain warna merah, Imlek juga identik dengan hujan. Masyarakat China sering mengharapkan turun hujan saat Tahun Baru Imlek. Hujan dianggap sebagai pembawa rezeki dan berkah.

5. Kumpul Keluarga
Layaknya perayaan lainnya, Imlek juga dimanfaatkan banyak orang untuk bisa berkumpul bersama keluarga tercinta.

Biasanya, mereka makan bersama di malam Imlek, dilanjutkan dengan sembahyang di klenteng masih menjadi tradisi hingga kini.
6. Membersihkan Rumah
Tradisi Imlek yang masih dilakukan di Indonesia adalah membersihkan rumah. Hal ini dipercaya masyarakat China bisa membuang segala keburukan yang menghalangi datangnya keberuntungan.

Makanya kegiatan bersih-bersih ini biasa dilakukan satu hari menjelang Imlek. Bukan hanya itu, setelah membersihkan rumah, ada pula hari tertentu membersihkan rumah, yang justru dilarang untuk menjadi pantangan.

Pada 3 hari pertama perayaan Imlek, masyarakat China tidak boleh menyapu rumah karena dianggap akan menyapu keberuntungan yang masuk.

7. Angpao
Angpao menjadi salah satu tradisi Imlek yang paling ditunggu, khususnya oleh anak-anak dan para remaja. Mereka akana menerima angpao dari orang yang lebih tua.

Angpao ini sebagai simbol pemberian rezeki kepada anak-anak dan orang tua. Namun, Angpao hanya boleh diberikan oleh orang-orang yang sudah menikah kepada orang-orang yang belum menikah saja.

8. Kembang Api
Menyalakan petasan atau kembang api menjadi salah satu tradisi Imlek. Biasanya petasan untuk Imlek dibuat dari gulungan kertas merah.

Suara petasan yang keras dipercaya dapat menakut-nakuti roh jahat dan binatang jahat bernama Nian. Selain itu, suara petasan digunakan untuk menarik perhatian Guan Yu, jenderal China yang sangat dihormati dan disembah sebagai Dewa Tao. Namun demi keamanan, tradisi Imlek di Indonesia ini banyak dihindari.

Sebagai gantinya, Imlek akan disambut dengan pesta kembang api super meriah untuk menyemarakkan suasana Imlek.

Editor : Boby

Follow Berita iNews Karawang di Google News

Bagikan Artikel Ini