Polisi Ungkap Motif Wanita Cantik Nekat Coba Bunuh Diri di Depan Istana Merdeka

Riyan Rizki Roshali
Pihak kepolisian mengungkapkan perkembangan terbaru mengenai aksi percobaan bunuh diri seorang wanita cantik berinisial JSLP (20) di depan gerbang Istana Merdeka. Foto: Ist

JAKARTA, iNewsKarawang.id -  Pihak kepolisian mengungkapkan perkembangan terbaru mengenai aksi percobaan bunuh diri seorang wanita cantik berinisial JSLP (20) di depan gerbang Istana Merdeka. Diketahui, motif di balik aksi nekat tersebut adalah kondisi depresi berat akibat permasalahan pribadi yang sedang dihadapinya.

“Motifnya sih sebenarnya, dia (korban) punya permasalahan keluarga. Satu, dia (punya) permasalahan keluarga besarnya dia, maksudnya orang tuanya gitu. Terus yang kedua, permasalahan internya dia, pribadi dia,” kata Kasat PPA/PPO Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Rita Oktavia kepada wartawan, Rabu (25/3/2026).

“Jadi memang terlalu banyak permasalahan sehingga dia depresi,” sambung dia.

Dia menyebutkan, korban tengah melakukan perawatan kejiwaan di RSCM. Hal itu, kata dia, terbukti dari adanya catatan rekam medis dari JSLP.

“Kita bisa bilang begitu karena memang pada saat anggota saya bawa ke Polres, terus kita cek semua tas-tasnya ternyata dia membawa kontrol. Kontrol pasien. Iya, (buku) rekam medis kejiwaan gitu,” ujar dia.

Rita pun menambahkan, saat ini korban tengah menjalani perawatan di RSCM dan dipantau oleh pihak kedokteran.

Sebelumnya, Kasat PPA/PPO Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Rita Oktavia membenarkan adanya percobaan bunuh diri yang dilakukan JSLP pada Minggu (22/3/2026) pukul 23.35 WIB malam.

Dia menjelaskan, kejadian berawal ketika salah satu anggota Paspampres Pratu Rival yang tengah berjaga dari dalam Istana menaruh curiga terhadap JSLP.

“Setelah diperhatikan ada kecurigaan anggota yg sedang berjaga terhadap perempuan tersebut, selanjutnya mendatangi perempuan tersebut dengan tas sudah berada di bawah, dan sepatu sudah terlepas,” kata Rita dalam keterangannya, Selasa (24/3/2026).

Selanjutnya, Pratu Rival melaporkan peristiwa tersebut ke danposko serta anggota Brimob yang sedang berjaga di kawasan tersebut. 

Lalu, pukul 23:40 WIB, anggota Brimob Resimen Cikeas yakni Briptu Resda, yang berada di tenda putih A11, menerima laporan. Posko Brimob Resimen beserta anggota kemudian mengarah ke tempat kejadian perkara (TKP).

Selanjutnya kata dia, pada pukul 00.10 WIB, dokter dari Bidokes Polres Metro Jakarta Pusat tiba di lokasi kejadian. Pihak dokter berupaya melakukan pendekatan dan komunikasi terhadap JSLP.

“Namun yang bersangkutan terus menjauh setiap kali akan didekati,” ujar dia.

Dia pun menambahkan, setelah berhasil diamankan, JSLP kemudian dibawa ke Polres Metro Jakarta Pusat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Pukul 01.16 WIB, wanita tersebut dibawa ke Polres Metro Jakarta Pusat guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” jelas dia.

Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network