Operasi Ketupat Lodaya 2026, 785 Personel Siap Amankan Mudik di Karawang

Iqbal Maulana Bahtiar
Operasi Ketupat Lodaya 2026, 785 Personel Siap Amankan Mudik di Karawang. Foto : Istimewa

KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Pemerintah Kabupaten Karawang bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda)  menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Ketupat Lodaya 2026 di Aula Lantai 3 Gedung Pemda Karawang, Senin (9/3/2026).

Rapat dipimpin langsung Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah didampingi Plt. Asda I Pemkab Karawang Ridwan Salam serta Kasdim 0604 Karawang Mayor Inf. Saeful Husna. Kegiatan ini juga dihadiri unsur TNI, Polri, OPD, Kejaksaan Negeri, Kementerian Agama, MUI, BPBD, Dinas Perhubungan, Satpol PP, hingga pengelola jalan tol dan rest area.

Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah mengatakan Operasi Ketupat Lodaya merupakan tugas penting untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan perjalanan mudik dengan aman dan nyaman.

Lanjutnya, Sebanyak 785 personel gabungan akan diterjunkan untuk mengamankan arus mudik dan balik Lebaran di Kabupaten Karawang dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026. Personel tersebut akan didukung 17 pos pengamanan (Pospam) yang tersebar di jalur tol maupun jalur arteri.

“Operasi ini jangan dianggap sebagai kegiatan rutin biasa. Ini amanah besar untuk melayani masyarakat yang melaksanakan mudik Lebaran. Pengalaman dari Operasi Lilin 2025 harus menjadi modal agar pelaksanaan tahun ini lebih baik lagi,” ujar Fiki.

Ia juga mengajak seluruh instansi terkait untuk terus memperkuat koordinasi selama operasi berlangsung.

“Saya mengajak seluruh stakeholder untuk terus berkoordinasi dan berkomunikasi secara intensif agar seluruh potensi gangguan keamanan dan ketertiban bisa diantisipasi sejak dini,” katanya.

Operasi Ketupat Lodaya 2026 akan berlangsung mulai 13 hingga 25 Maret 2026 dengan mengusung tema Mudik Aman, Keluarga Bahagia. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 14–15 Maret 2026.

Selain pengamanan personel, Polres Karawang juga menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, khususnya di ruas Tol Jakarta–Cikampek. Sistem one way dan contra flow akan diberlakukan jika volume kendaraan meningkat signifikan.

Beberapa titik rawan kemacetan di jalur arteri yang menjadi perhatian di antaranya Tanjungpura, Simpang Pendeuy, Simpang Kartini, Pasar Kosambi, hingga jalur Pantura.

Sementara itu, Plt. Asda I Pemkab Karawang Ridwan Salam meminta para camat yang berada di sepanjang jalur mudik untuk memastikan kesiapan infrastruktur pendukung seperti rambu lalu lintas, lampu penerangan jalan umum, serta kondisi jalan.

“Para camat di jalur mudik harus aktif mengecek rambu-rambu, lampu penerangan jalan umum, serta segera memperbaiki jalan berlubang agar tidak membahayakan pemudik,” kata Ridwan.

Dengan sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan, diharapkan arus mudik dan balik Lebaran di Kabupaten Karawang tahun ini dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif.

Editor : Frizky Wibisono

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network