KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Dalam upaya memperkuat sektor ekonomi kreatif di Kabupaten Karawang, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Karawang melalui Bidang Ekonomi Kreatif (Ekraf) menyiapkan tiga program unggulan yang akan dijalankan pada 2026.
Ketiga program tersebut meliputi lomba pop singer tingkat kabupaten, festival film pendek tingkat Jawa Barat, serta penguatan subsektor kriya bagi pelaku usaha lokal.
Kepala Bidang Ekraf Disparpora Karawang, Fazriyan Wardani Adhitya mengatakan, lomba pop singer akan kembali digelar sebagai wadah bagi talenta muda Karawang untuk mengembangkan potensi di bidang seni tarik suara.
“Lomba pop singer akan kita lanjutkan di tingkat kabupaten. Kita berkolaborasi dengan HAPMI DPC Karawang, dan pelaksanaannya direncanakan pada bulan Agustus 2026,” ujarnya, Jumat,(27/2/2026).
Selain itu, Disparpora juga akan menggelar festival film pendek dengan cakupan yang lebih luas dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2026, festival tersebut akan ditingkatkan menjadi level Jawa Barat dengan kategori khusus pelajar.
“Festival film pendek akan kembali dilaksanakan dan tahun depan kita tingkatkan menjadi level Jawa Barat dengan kategori pelajar. Ini sebagai ruang kreativitas generasi muda di bidang perfilman,” katanya.
Tak hanya fokus pada seni pertunjukan dan perfilman, Disparpora juga mendorong penguatan subsektor kriya, khususnya pada sentra produksi boneka di wilayah Cikampek.
“Kita ingin para pelaku usaha kriya memiliki daya saing. Untuk subsektor kriya, salah satunya boneka di Cikampek, akan kita berikan pelatihan agar mereka memiliki dokumen standar manajemen mutu,” jelas Fazriyan.
Menurutnya, pembinaan akan dilakukan secara bertahap guna meningkatkan kualitas produk pelaku usaha lokal. Sementara itu, proses sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) nantinya akan difasilitasi melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Karawang.
“Melalui pelatihan ini diharapkan pelaku usaha kriya bisa memenuhi standar yang dibutuhkan, sehingga produknya lebih kompetitif di pasar,” tambahnya.
Melalui tiga program unggulan tersebut, Disparpora Karawang berharap sektor ekonomi kreatif di Kabupaten Karawang dapat terus berkembang dan mampu meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal di tingkat regional pada 2026.
Editor : Frizky Wibisono
Artikel Terkait
