KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Karawang mengajak anak-anak yang tergabung dalam Forum Anak untuk menjadi garda terdepan dalam menekan angka kekerasan terhadap anak melalui gerakan 10 Berani.
Hingga tahun 2025, Forum Anak telah terbentuk di 31 desa dan 16 kecamatan sebagai sarana bagi anak untuk menyampaikan aspirasi serta berperan aktif di lingkungannya.
Ajakan tersebut disampaikan DP3A Karawang sebagai bagian dari upaya pencegahan kekerasan anak berbasis partisipasi anak, sekaligus mendukung terwujudnya Kabupaten Layak Anak (KLA).
Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak DP3A Kabupaten Karawang, Lilis Tresnawati, mengatakan Forum Anak memiliki peran strategis dalam menyosialisasikan nilai-nilai perlindungan anak di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.
“Melalui Forum Anak, kami mengajak anak-anak di Karawang untuk menerapkan gerakan 10 Berani sebagai langkah nyata mencegah kekerasan terhadap anak,” ujar Lilis.
Menurutnya, 10 Berani merupakan bentuk penguatan karakter anak agar berani bersikap dan bertindak ketika menghadapi atau melihat potensi kekerasan. Anak-anak didorong untuk berani menolak kekerasan, berani melapor, serta berani melindungi diri dan teman sebayanya.
“Anak tidak boleh diam. Mereka harus berani berkata tidak pada kekerasan, berani melapor kepada orang dewasa atau pihak berwenang, dan berani menjadi pelopor di lingkungannya,” katanya.
Lilis menjelaskan, implementasi 10 Berani dilakukan melalui edukasi, diskusi, kampanye kreatif, serta kegiatan sosial yang digagas oleh Forum Anak di tingkat desa dan kecamatan. Pendekatan ini dinilai efektif karena pesan disampaikan langsung oleh anak kepada sesama anak.
“Pesan perlindungan anak akan lebih mudah diterima jika disampaikan oleh anak-anak sendiri. Di sinilah peran Forum Anak sangat penting,” jelasnya.
DP3A Karawang berharap gerakan 10 Berani dapat menumbuhkan kesadaran kolektif di kalangan anak dan remaja untuk saling menjaga, sekaligus mendorong penurunan kasus kekerasan terhadap anak di Kabupaten Karawang.
“Target kami bukan hanya menekan angka kekerasan, tetapi menciptakan lingkungan yang aman, ramah, dan berpihak pada anak,” pungkas Lilis.
Editor : Frizky Wibisono
Artikel Terkait
