KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang resmi melakukan penataan kelembagaan dengan mengubah Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) menjadi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud).
Perubahan ini sekaligus diikuti penambahan bidang baru yakni Sarana dan Prasarana (Sarpras), perpindahan bidang Kebudayaan dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) ke Disdikbud, penggabungan bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) ke bidang Pendidikan Dasar (Pendas) serta pengisian nama-nama baru di sejumlah jabatan strategis.
Dalam struktur baru Dinas yang dinahkodai oleh Wawan Setiawan Natakusumah tersebut, Irlan Suarlan yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Karawang, dipercaya mengisi posisi Sekretaris Disdikbud Karawang.
Sementara itu, posisi Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) diisi oleh Dede Pramiadi Asmara, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Keanekaragaman Hayati DLH Karawang. Adapun Bidang Kebudayaan tetap dipercayakan kepada Waya Karmila.
Di tengah perubahan tersebut, sejumlah posisi kunci tetap dipertahankan untuk menjaga kesinambungan program. Bidang Pendidikan Dasar (Pendas) masih dijabat Yanto, sedangkan Kasubbag Umum dan Kepegawaian (Umpeg) tetap diisi oleh Joean Himawan.
Kepala Disdikbud Karawang, Wawan Setiawan Natakusumah, menegaskan bahwa perubahan SOTK ini merupakan bagian dari langkah strategis Pemkab Karawang dalam memperkuat tata kelola birokrasi di sektor pendidikan dan kebudayaan.
"Penataan SOTK ini bukan sekadar perubahan struktur, tetapi merupakan upaya serius pemerintah daerah untuk menghadirkan birokrasi yang lebih efektif, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan dunia pendidikan dan kebudayaan di Karawang,” ujar Wawan.
Selain itu menurut Wawan, penambahan Bidang Sarpras juga sangat krusial untuk mempercepat peningkatan kualitas infrastruktur pendidikan, sementara penggabungan GTK ke Pendas diharapkan mampu memperkuat layanan pendidikan dasar secara menyeluruh.
"Dengan struktur baru ini, kami optimis kinerja Disdikbud akan semakin optimal dalam mendukung visi pembangunan daerah, khususnya peningkatan mutu pendidikan dan pelestarian kebudayaan lokal,” pungkasnya.
Editor : Frizky Wibisono
Artikel Terkait
