Banjir Setinggi Dua Meter Lumpuhkan Dua Sekolah di Karangligar Karawang

Gelar Maulana Media
Banjir Setinggi Dua Meter Lumpuhkan Dua Sekolah di Karangligar Karawang. Foto : Istimewa

KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Banjir besar yang melanda wilayah Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, sejak Minggu (18/1/2026) telah merendam dua sekolah, yakni SMP Negeri 1 Telukjambe Barat dan SDN Karangligar 1, dengan ketinggian air mencapai sekitar dua meter lebih.

Kepala SMPN 1 Telukjambe Barat, Subchan menyebut banjir hari ini sebagai banjir terparah dalam beberapa tahun terakhir di sekolahnya dikarenakan air hampir menenggelamkan seluruh bangunan sekolah.

Ia menjelaskan, banjir mulai menggenangi lingkungan sekolah sejak kemarin sore dan terus meningkat hingga menenggelamkan hampir seluruh bangunan sekolah. Akibatnya, kegiatan belajar mengajar terpaksa dialihkan ke pembelajaran daring.

“Sejak kemarin sore sekolah sudah terendam. Ketinggian air kurang lebih dua meter. Ini yang paling parah dalam beberapa tahun terakhir. Untuk sementara pembelajaran dilakukan secara online,” ujar Subchan, Senin (19/1/2026).

Subchan menegaskan, pihak sekolah telah melakukan langkah antisipasi dengan mengamankan sejumlah fasilitas pendidikan sebelum air semakin tinggi. 

Sejumlah peralatan dan dokumen penting dipindahkan ke tempat yang lebih aman, seperti di atas lemari dan sebagian disimpan di atas plafon.

“Fasilitas pendidikan sudah kami amankan. Air menggenangi ruang tengah, ruang guru, dan ruang kelas. Diperkirakan banjir bisa bertahan empat hingga lima hari sampai benar-benar surut,” katanya.

Menurutnya, kondisi banjir kali ini hampir menyamai banjir besar yang terjadi pada Maret tahun lalu, bahkan disebut lebih parah dibanding banjir-banjir sebelumnya. 

Di awal tahun 2026, sekolahnya sempat mengalami banjir ringan yang hanya setinggi mata kaki dan cepat surut.

“Awal tahun sempat kebanjiran, tapi hanya sebatas mata kaki dan langsung surut. Banjir hari ini yang paling parah,” tambahnya.

Selain SMPN 1 Telukjambe Barat, SD Negeri Karangligar 1 juga ikut terendam akibat luapan Sungai Cibeet. Genangan air membuat aktivitas pendidikan di kedua sekolah lumpuh sementara.

Subchan berharap, banjir segera surut dan pemerintah daerah dapat mempercepat normalisasi Sungai Cibeet, termasuk percepatan pembangunan pintu air sebagai solusi jangka panjang agar banjir besar tidak terus berulang.

Hingga berita ini diturunkan, genangan banjir masih merendam wilayah Karangligar, sementara warga dan pihak sekolah terus bersiaga mengantisipasi kemungkinan naiknya debit air susulan.

Editor : Frizky Wibisono

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network